Mediumindonesia.com, Makassar - Warga digegerkan penemuan 3 kantong darah yang di duga bakal janin. di jalan Pelita Raya Tengah, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Rabu (14/9/2022).
Menurut salah satu warga Ballaparang, Sultan, yang pertama kali menemukan hal tersebut berawal dari kecurigaannya saat melihat 3 orang perempuan menggunakan motor matic.
“Awalnya saya menunggu orderan, melihat 3 orang, menggunakan motor matic satu pakai baju hitam dua pakai baju putih, saya curiga kenapa ada perempuan jam begini di tempat sunyi, jam setengah 01.00 tadi,” kata Sultan.
“Makanya saya pergi foto motornya, baru panggil teman untuk lihat kembali tempatnya itu tadi berdiri, karena pas kuliaki kakinya kayak menutupi lubangnya,” lanjut Sultan yang berprofesi sebagai driver Ojek Online (Ojol).
Lebih jauh, Sultan, menjelaskan karena saya penasaran makanya saya tunggui temanku, setelah saya liat ada bekas galian.
“Karena penasaran jadi kami cekmi itu lubang yang sudah ditutup. Setelah dibongkar, kantong plastiknya ada lagi 3 kantong yang isinya banyak darah, karena kami curiga ini bukan bangkai kucing jadi ku hubungimi pihak Polisi,” jelasnya.
Motor yang digunakan oleh ketiga perempuan melalui dokumentasi yang diabadikan Sultan diketahui, Yamaha Matic Mio GT dengan Nomor Polisi (Nopol) DD 6652 XM.
Tak berselang lama, Polsek Rappocini tiba di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), setelah melihat 3 kantong plastik yang berisi darah, melakukan koordinasi dengan pihak Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Sulsel.
“Masih belum bisa dipastikan, masih akan dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh Dokpol Polda Sulsel,” kata Muh. Reski, saat dimintai keterangan setelah melakukan olah TKP dan pemeriksaan sementara.
Tim Polsek Rappocini yang dipimpin Ka SPK Aiptu Imam Suhardi. membawa kantong plastik berisi darah ke Rumah Sakit (RS).
“Iye mau dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk diperiksa tim Forensik,” kata Bripka Kuswanto, salah satu tim Polsek Rappocini yang membawa bungkusan darah.(*)
Penulis: Arman/A


























































































































































Discussion about this post