Mediumindonesia.com, Jeneponto - Sebuah bendera merah putih raksasa berukuran 77 meter diarak puluhan warga dan pemuda di Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Pantauan dilokasi, Senin (15/8/2022), arak-arakan tersebut dilakukan secara estafet dengan berjalan kaki sejauh lima kilometer.
Arak-arakan bendera ini pun harus melewati empat dusun sebelum sampai di puncak Agrowisata Bontolojong. Seperti Dusun Kayu Colo, Kambutta Toa dan Bontojai.
Arak-arakan bendera sepanjang jalan ini mendapat perhatian warga di sepanjang rute jalan yang dilalui.
Pengibaran bendera di puncak gunung merupakan salah satu kreativitas warga setempat dalam memupuk semangat nasionalisme dan patriotisme yang selama ini makin pudar.
Kepala Desa Ujung Bulu, Mansur mengatakan bendera sepanjang 77 meter ini sengaja dirancang sebagai simbol HUT RI ke-77.
“Terkait arak-arakan bendera merah putih yang panjangnya 77 meter sebagai simbol dimana hari kemerdekaan ini tepat ke-77 tahun,” kata Mansur.
Dia menganggap bendera merah putih yang diarak warga itu terbesar dan terpanjang sepanjang sejarah di Butta Turatea.
“Sepanjang sejarah bahwa di Kabupaten Jeneponto ini yang pertama kali di lakukan. Mudah-mudahan kita semua mampu untuk lebih dewasa, mandiri sebagai rakyat Indonesia yang merdeka,” tegasnya.
Rencananya, lanjut Mansur, puluhan warga dan pemuda akan menggelar upacara bertepatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI Kamis lusa di Gunung Bontolojong.
Selain warga setempat, para pendaki yang bakal camp di Bontolojong dilaporkan akan ikut dalam upacara tersebut.
Bendera kebanggaan warga Jeneponto ini akan dikibarkan selama tiga hari berturut-turut sebelum diturunkan Sabtu mendatang. (A)




