MEDIUMINDONESIA.COM,- LEMBATA — Perifer, salah satu komunitas yang ada di lokasi bencana banjir bandang Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini melaporkan kondisi di sebuah desa berdampak.
Hingga tanggal 12 April 2021, sejumlah material yang dibawa banjir masih berserakan.
Seperti di beberapa wilayah di Desa Wailolong, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata.
Saat melintas menuju lokasi pengungsian, kabel listrik bahkan masih terbentang di jalanan dan terinjak kendaraan.
“Listrik belum nyala, kabel-kabel listrik masih di tanah,” kata dr Nurhayati, Ketua Perifer Peduli di lokasi pengungsian saat dihubungi MediumIndonesia.com.
Menurutnya, sisa banjir seperti pohon pisang dan kelapa masih berserakan di jalanan.
Di lokasi tersebut Perifer dan Al Muhajirin Peduli turut melakukan pengobatan kepada warga terdampak.
“Kami saat ini sudah ke kota, hingga tadi malam (12 April) listrik masih padam. Kata Bidan di sana malam ini listrik masih padam,” tutupnya saat dimintai konfirmasi terbaru. ***
Editor: MJ

